Kisah perjalanan kenabian dipenuhi dengan berbagai tanda kebesaran Allah yang dianugerahkan kepada para rasul-Nya. Sebagai penutup para nabi, Nabi Muhammad ﷺ dikaruniai berbagai mukjizat luar biasa yang diabadikan dalam sejarah Islam. Memahami mukjizat beliau bukan hanya menambah wawasan keagamaan, tetapi juga memperteguh keimanan kita kepada risalah yang beliau bawa. Di antara sekian banyak mukjizat Mukjizat Nabi Muhammad ﷺ: Al-Quran hingga Isra Mi’raj, terdapat peristiwa fenomenal yang disaksikan langsung oleh para penduduk Makkah, yaitu terbelahnya bulan, serta peristiwa menakjubkan berupa keluarnya air segar dari sela-sela jari tangan beliau saat para sahabat dilanda kehausan.
Pengertian Mukjizat Nabi Muhammad ﷺ
Secara bahasa, mukjizat berarti sesuatu yang melemahkan atau mengalahkan pihak lain. Dalam istilah syariat Islam, mukjizat adalah suatu kejadian luar biasa yang terjadi melalui para nabi dan rasul Allah, sebagai bukti atas kebenaran kenabian mereka dan tantangan bagi kaum yang menentang. Berbeda dengan karamah yang diberikan kepada para wali Allah, mukjizat secara khusus hanya dianugerahkan kepada para nabi dengan izin Allah Ta’ala. Setiap nabi diberikan mukjizat yang sesuai dengan keahlian atau kondisi zaman kaumnya, seperti mukjizat para nabi terdahulu yang dibahas dalam Mukjizat Para Nabi: Kisah dan Pelajarannya.
Bagi Nabi Muhammad ﷺ, mukjizat terbesar yang kekal sepanjang masa adalah Al-Quran Al-Karim. Namun, selain Al-Quran, Allah juga mengaruniakan berbagai mukjizat hissiyah atau indrawi yang bersifat fisik dan terjadi pada masa hidup beliau. Mukjizat-mukjizat ini disaksikan langsung oleh para sahabat dan sebagian orang musyrik sebagai hujah yang nyata. Meskipun orang-orang kafir Quraisy sering kali tetap berpaling dan menyebutnya sebagai sihir, bagi orang-orang yang beriman, peristiwa tersebut semakin menambah keyakinan mereka kepada Allah dan Rasul-Nya.
Macam-macam Mukjizat Fisik Nabi Muhammad ﷺ
- Peristiwa Belahnya Bulan: Mukjizat agung yang terjadi di Makkah ketika kaum musyrik meminta bukti kebenaran, lalu Allah membelah bulan menjadi dua bagian yang masing-masing terlihat di atas gunung.
- Keluarnya Air dari Sela Jari: Mukjizat yang terjadi dalam beberapa peperangan ketika para sahabat kekurangan air, lalu air memancar deras dari tangan mulia Nabi Muhammad ﷺ.
- Pemberian Makan dan Minum dalam Jumlah Sedikit: Berkah makanan sederhana yang dapat mengenyangkan ratusan orang atas izin Allah.
- Pohon yang Bersaksi dan Menangis: Batang kurma yang merindukan Nabi ﷺ serta pepohonan yang berjalan mendekat atas panggilan beliau.
Doa dan Pertolongan Allah dalam Mukjizat Air
Peristiwa keluarnya air dari sela-sela jari tangan Nabi Muhammad ﷺ merupakan bentuk pertolongan Allah yang luar biasa dalam situasi yang sangat kritis. Dalam berbagai riwayat shahih disebutkan bahwa para sahabat pernah mengalami kehausan yang amat sangat dalam suatu perjalanan, sementara persediaan air sangat terbatas. Melihat kesulitan para sahabatnya, Nabi Muhammad ﷺ meletakkan tangan mulia beliau di dalam sebuah wadah berisi sedikit air, atau dalam riwayat lain langsung menyatukan jari-jemari beliau. Seketika itu pula, air memancar deras bagaikan mata air dari sela-sela jari beliau yang suci.
Para sahabat tidak hanya sekadar minum untuk menghilangkan rasa haus, tetapi mereka juga berwudhu dan mencukupi kebutuhan air untuk seluruh kafilah yang jumlahnya cukup banyak. Peristiwa ini menunjukkan kedudukan agung Nabi Muhammad ﷺ di sisi Allah serta bagaimana doa dan keberkahan beliau selalu menyertai umatnya dalam setiap kesulitan. Kejadian serupa mengingatkan kita pada kisah-kisah doa para nabi terdahulu yang selalu memohon pertolongan Allah dalam kesempitan, sebagaimana dapat dipelajari melalui kumpulan Doa-doa Nabi dalam Al-Quran: Kumpulan Doa Mustajab.
Ayat Al-Quran tentang Terbelahnya Bulan
Iqtarabatis-sā‘atu wansyaqqal-qamar(u). Wa iy yarau āyatay yu‘riḍū wa yaqūlū siḥrum mustamirr(un).
(1) Hari Kiamat makin dekat dan bulan terbelah. (2) Jika mereka (kaum musyrik Makkah) melihat suatu tanda (mukjizat), mereka berpaling dan berkata, “(Ini adalah) sihir yang terus-menerus.” (QS. Al-Qamar: 1-2)
Keutamaan dan Hikmah Mempelajari Mukjizat
- Menumbuhkan kecintaan yang mendalam kepada Nabi Muhammad ﷺ sebagai rasul utusan Allah.
- Memperkuat keyakinan bahwa agama Islam adalah agama yang hak dan dijaga langsung oleh Allah.
- Meneladani kesabaran para sahabat dalam menghadapi berbagai ujian hidup bersama Rasulullah.
- Memahami bahwa segala sesuatu di alam semesta tunduk kepada kekuasaan Allah Ta’ala.
Kesimpulan
Mukjizat Nabi Muhammad ﷺ, baik berupa terbelahnya bulan maupun keluarnya air dari sela jari, merupakan bukti nyata atas kebenaran kenabian beliau serta kekuasaan Allah yang tanpa batas. Peristiwa-peristiwa tersebut terekam dalam sejarah yang autentik sebagai pedoman dan penguat iman bagi umat Islam hingga akhir zaman. Semoga dengan mempelajari kisah mulia ini, kita semakin mencintai sunnah beliau dan istiqamah di jalan Islam.
Wallâhu a’lam bish-shawâb.







