Cerita • Teladan • Hikmah

Islamipedia.id

Nabi Ibrahim Bagian 2 dari 7

Doa-doa Nabi Ibrahim AS dalam Al-Quran dan Keutamaannya

Doa-doa Nabi Ibrahim AS dalam Al-Quran dan Keutamaannya

Nabi Ibrahim AS dikenal sebagai sosok yang banyak berdoa dan dekat dengan Allah. Al-Quran mengabadikan beberapa doa beliau yang penuh makna, mulai dari memohon keturunan saleh hingga mendoakan keluarganya di Makkah. Artikel ini merangkum doa-doa tersebut berdasarkan ayat-ayat Al-Quran, sebagai bagian dari Kisah Para Nabi di Kisah Islamipedia.

1. Doa Memohon Keturunan yang Saleh

Setelah berhijrah, Nabi Ibrahim memohon kepada Allah seorang anak yang saleh. Doa ini tercantum dalam QS. Ash-Shaffat ayat 100:

رَبِّ هَبْ لِيْ مِنَ الصّٰلِحِيْنَ

Rabbi hab lî minash-shâlihîn.

Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang saleh.

Doa ini mengajarkan bahwa permohonan keturunan sebaiknya diarahkan pada kesalehan, bukan sekadar keberadaan anak.

2. Doa untuk Keluarga dan Makkah

Ketika meninggalkan keluarganya di lembah Makkah, Nabi Ibrahim berdoa agar mereka mendirikan salat dan dikaruniai rezeki. Doa ini tercantum dalam QS. Ibrahim ayat 37:

رَبَّنَآ اِنِّيْٓ اَسْكَنْتُ مِنْ ذُرِّيَّتِيْ بِوَادٍ غَيْرِ ذِيْ زَرْعٍ عِنْدَ بَيْتِكَ الْمُحَرَّمِۙ رَبَّنَا لِيُقِيْمُوا الصَّلٰوةَ فَاجْعَلْ اَفْـِٕدَةً مِّنَ النَّاسِ تَهْوِيْٓ اِلَيْهِمْ وَارْزُقْهُمْ مِّنَ الثَّمَرٰتِ لَعَلَّهُمْ يَشْكُرُوْنَ

Rabbanâ innî askantu min dzurriyyatî biwâdin ghairi dzî zar’in ‘inda baitikal-muharrami, rabbanâ liyuqîmush-shalâta faj’al af’idatam minan-nâsi tahwî ilaihim warzuqhum minats-tsamarâti la’allahum yasykurûn.

Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebagian keturunanku di lembah yang tidak ada tanam-tanaman di dekat Rumah Suci-Mu (Baitullah), ya Tuhan kami, (yang demikian itu) agar mereka melaksanakan salat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan berilah mereka rezeki dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur.

3. Doa Memohon Menjadi Hamba yang Berserah Diri

Setelah membangun Ka’bah, Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail berdoa agar keturunan mereka menjadi umat yang berserah diri. Doa ini tercantum dalam QS. Al-Baqarah ayat 128:

رَبَّنَا وَاجْعَلْنَا مُسْلِمَيْنِ لَكَ وَمِنْ ذُرِّيَّتِنَآ اُمَّةً مُّسْلِمَةً لَّكَۖ وَاَرِنَا مَنَاسِكَنَا وَتُبْ عَلَيْنَاۚ اِنَّكَ اَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ

Rabbanâ waj’alnâ muslimaini laka wa min dzurriyyatinâ ummatam muslimatal-laka wa arinâ manâsikanâ wa tub ‘alainâ, innaka antat-tawwâbur-rahîm.

Ya Tuhan kami, jadikanlah kami orang yang berserah diri kepada-Mu, dan (jadikanlah) di antara anak cucu kami umat yang berserah diri kepada-Mu dan perlihatkanlah kepada kami cara-cara melakukan ibadah (haji) kami, dan terimalah tobat kami. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Penerima tobat, Maha Penyayang.

Keutamaan Doa Nabi Ibrahim AS

  • Doa yang berfokus pada tauhid dan ketaatan.
  • Memperhatikan generasi berikutnya, bukan hanya diri sendiri.
  • Menggabungkan permohonan duniawi dengan kesalehan.
  • Diabadikan dalam Al-Quran hingga akhir zaman.
  • Menjadi bagian dari rangkaian ibadah haji dan salat.

Pelajaran & Hikmah

  • Doa adalah senjata seorang mukmin.
  • Permohonan keturunan sebaiknya diarahkan pada kesalehan.
  • Doa untuk keluarga adalah bentuk tanggung jawab.
  • Doa yang tulus melampaui kepentingan pribadi.
  • Doa dapat diwariskan dan diabadikan dalam ibadah.

Kesimpulan

Doa-doa Nabi Ibrahim AS mengajarkan ketulusan, kepedulian pada generasi, dan fokus pada tauhid. Semoga kita dapat mengambil pelajaran dari kisah beliau dan menjalani hidup sesuai petunjuk Allah SWT.

Wallâhu a’lam bish-shawâb.

Rujukan

QS. Ash-Shaffat: 100

QS. Ibrahim: 37

QS. Al-Baqarah: 128

QS. Al-Mumtahanah: 4

Baca juga

Baca Al-Quran & Hadits

Kunjungi Islamipedia