Nabi Ayyub AS adalah teladan kesabaran dalam menghadapi sakit dan ujian. Doa beliau singkat, tetapi sangat dalam maknanya: mengadu kepada Allah tanpa berkeluh kesah kepada manusia. Artikel ini membahas bacaan, arti, kisah, dan hikmah doa Nabi Ayyub.
Pengertian Doa Nabi Ayyub
Doa Nabi Ayyub adalah doa yang tercantum dalam Surah Al-Anbiya ayat 83. Doa ini dipanjatkan ketika beliau ditimpa penyakit dan penderitaan. Kisah beliau dapat dibaca lebih lengkap pada kisah Nabi Ayyub AS.
Kisah di Balik Doa Nabi Ayyub
Al-Quran menyebut Ayyub sebagai hamba yang diuji dengan penderitaan, dan Surah Shad ayat 41-44 menyebutkan beliau berdoa memohon kesembuhan. Riwayat tentang rincian ujiannya, misalnya hilangnya harta dan anak serta lamanya sakit, banyak beredar dalam kitab tafsir dan sebagian berasal dari riwayat Israiliyyat, sehingga sebaiknya tidak dipastikan secara rinci.
Yang pasti, beliau bersabar, tidak mengeluh kepada manusia, dan mengadu hanya kepada Allah. Allah menjawab doa beliau dengan menyembuhkannya dan mengembalikan keluarganya (QS. Al-Anbiya: 84). Allah memuji beliau dengan sebutan hamba yang sabar dan sebaik-baik hamba (QS. Shad: 44).
Bacaan Doa Nabi Ayyub
1. Doa Nabi Ayyub (QS. Al-Anbiya: 83)
أَنِّى مَسَّنِىَ ٱلضُّرُّ وَأَنتَ أَرْحَمُ ٱلرَّٰحِمِينَ
Annî massaniyadh-dhurru wa anta arhamur-râhimîn.
(Ya Tuhanku), sungguh, aku telah ditimpa penyakit, padahal Engkau Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang.
Keutamaan dan Hikmah Doa Nabi Ayyub
- Doa yang beradab. Nabi Ayyub tidak meminta secara langsung, tetapi menyebut keadaannya dan menyebut sifat Allah yang Maha Penyayang.
- Menunjukkan sabar dan tawakal. Mengadu kepada Allah tidak bertentangan dengan sabar.
- Allah menjawab doa hamba yang sabar. Beliau disembuhkan dan dikaruniai kebaikan.
- Penguat bagi yang sedang sakit. Doa ini cocok untuk mengadu kepada Allah ketika tertimpa penyakit atau kesulitan, disertai ikhtiar berobat.
Baca juga doa Nabi Yunus untuk saat sulit dan jelajahi kategori Doa & Mukjizat Nabi. Kumpulan doa dan dzikir lainnya tersedia di Islamipedia, dan ayatnya dapat dibaca di Al-Quran Online.
Kesimpulan
Doa Nabi Ayyub mengajarkan cara mengadu kepada Allah dengan penuh adab dan kesabaran. Saat sakit atau diuji, mengadulah kepada-Nya sambil terus berikhtiar. Doa ini bukan pengganti pengobatan, melainkan pelengkap ikhtiar.
Wallâhu a’lam bish-shawâb.







