Cerita • Teladan • Hikmah

Islamipedia.id

Nabi Muhammad ﷺ Bagian 10 dari 15

Haji Wada’ dan Wafatnya Nabi Muhammad ﷺ

Kisah Nabi Muhammad ﷺ

Haji Wada’ adalah haji terakhir Nabi Muhammad ﷺ, yang di dalamnya beliau menyampaikan khutbah perpisahan berisi pesan-pesan penting bagi umat. Tidak lama setelah itu, beliau wafat. Artikel ini membahas peristiwa tersebut berdasarkan Al-Quran, hadis sahih, dan kitab sirah, sebagai bagian dari Sirah Nabawiyah di Kisah Islamipedia.

Haji Wada’

Pada tahun 10 H, Rasulullah ﷺ menunaikan haji yang dikenal sebagai Haji Wada’ (haji perpisahan) bersama puluhan ribu sahabat. Dalam khutbah di Arafah, beliau menegaskan kehormatan darah, harta, dan kehormatan manusia, serta berpesan agar umat berpegang teguh pada Kitabullah (HR. Muslim).

Turunnya QS. Al-Ma’idah Ayat 3

Pada kesempatan ini turun QS. Al-Ma’idah ayat 3 (potongan ayat):

اَلْيَوْمَ اَكْمَلْتُ لَكُمْ دِيْنَكُمْ وَاَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِيْ وَرَضِيْتُ لَكُمُ الْاِسْلَامَ دِيْنًاۗ

Al-yauma akmaltu lakum dînakum wa atmamtu ‘alaikum ni’matî wa radhîtu lakumul-islâma dînâ.

Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku ridai Islam sebagai agamamu.

Sakit dan Wafatnya Nabi Muhammad ﷺ

Tidak lama setelah kembali ke Madinah, beliau jatuh sakit. Dalam sakitnya, beliau meminta Abu Bakar ash-Shiddiq mengimami salat (HR. Al-Bukhari dan Muslim). Nabi Muhammad ﷺ wafat pada hari Senin, 12 Rabiulawal 11 H (632 M), pada usia 63 tahun (HR. Muslim), di rumah Aisyah ra. Beliau dimakamkan di kamar Aisyah, yang kini menjadi bagian dari Masjid Nabawi di Madinah.

Sikap Abu Bakar ash-Shiddiq

Wafatnya beliau mengguncang para sahabat. Abu Bakar menenangkan mereka dengan mengingatkan bahwa Muhammad adalah seorang rasul yang bisa wafat, sedangkan Allah Maha Hidup dan tidak akan mati (HR. Al-Bukhari), lalu membacakan QS. Ali ‘Imran ayat 144 (potongan ayat):

وَمَا مُحَمَّدٌ اِلَّا رَسُوْلٌۚ قَدْ خَلَتْ مِنْ قَبْلِهِ الرُّسُلُۗ اَفَا۟ىِٕنْ مَّاتَ اَوْ قُتِلَ انْقَلَبْتُمْ عَلٰٓى اَعْقَابِكُمْ

Wa mâ Muhammadun illâ rasûl, qad khalat min qablihir-rusul, a fa’im mâta aw qutilanqalabtum ‘alâ a’qâbikum.

Muhammad hanyalah seorang rasul; sebelumnya telah berlalu beberapa rasul. Apakah jika dia wafat atau dibunuh kamu berbalik ke belakang (murtad)?

Pelajaran dari Haji Wada’ dan Wafat Nabi ﷺ

  • Khutbah perpisahan menegaskan kehormatan manusia dan pentingnya Kitabullah.
  • Kesempurnaan agama Islam ditegaskan pada Haji Wada’.
  • Wafatnya nabi bukan akhir risalah, tetapi ajaran tetap terjaga.
  • Keteguhan sahabat menjadi teladan bagi umat.
  • Kepemimpinan umat dilanjutkan oleh khalifah sesuai syariat.

Kesimpulan

Haji Wada’ dan wafatnya Nabi Muhammad ﷺ mengajarkan kesempurnaan agama, keteguhan iman, dan pentingnya berpegang pada Kitabullah. Semoga kita dapat mengambil pelajaran dari peristiwa ini dan menjalani hidup sesuai petunjuk Allah SWT.

Wallâhu a’lam bish-shawâb.

Rujukan

QS. Al-Ma'idah: 3

QS. Ali 'Imran: 144

HR. Muslim tentang Haji Wada'

HR. Bukhari tentang wafat Nabi ﷺ

Baca juga

Baca Al-Quran & Hadits

Kunjungi Islamipedia