Cerita • Teladan • Hikmah

Islamipedia.id

Setelah Hijrah

Hijrah Nabi Muhammad ﷺ ke Madinah: Kisah Lengkap dan Pelajarannya

Hijrah Nabi Muhammad ﷺ ke Madinah Kisah Lengkap dan Pelajarannya

Hijrah Nabi Muhammad ﷺ dari Makkah ke Madinah adalah salah satu peristiwa paling penting dalam sejarah Islam. Peristiwa ini menjadi titik balik dakwah Islam dan awal dari terbentuknya masyarakat Islam pertama. Berikut kisah lengkapnya.

Latar Belakang Hijrah

Setelah 13 tahun berdakwah di Makkah, Nabi Muhammad ﷺ dan para sahabat menghadapi penindasan yang semakin keras dari kaum Quraisy. Beberapa sahabat sudah hijrah ke Habasyah (Ethiopia). Namun, situasi di Makkah semakin sulit.

Pada tahun 620 M, beberapa orang dari Yatsrib (nama lama Madinah) menemui Nabi Muhammad ﷺ dan menyatakan masuk Islam. Mereka berjanji akan melindungi Nabi dan umat Islam jika hijrah ke Yatsrib.

Perjanjian Aqabah

Ada dua perjanjian Aqabah:

  • Aqabah Pertama (621 M) — 12 orang dari Yatsrib berbai’at kepada Nabi.
  • Aqabah Kedua (622 M) — 73 orang dari Yatsrib berbai’at untuk melindungi Nabi.

Setelah perjanjian Aqabah kedua, Nabi Muhammad ﷺ memerintahkan para sahabat untuk hijrah ke Yatsrib secara bertahap.

Rencana Pembunuhan Nabi

Kaum Quraisy mengetahui rencana hijrah dan berencana membunuh Nabi Muhammad ﷺ. Mereka mengepung rumah Nabi pada malam hari. Namun, Allah melindungi Nabi.

Allah berfirman dalam QS. Al-Anfal ayat 30:

وَاِذْ يَمْكُرُ بِكَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا لِيُثْبِتُوْكَ اَوْ يَقْتُلُوْكَ اَوْ يُخْرِجُوْكَ ۗ وَيَمْكُرُوْنَ وَيَمْكُرُ اللّٰهُ ۗ وَاللّٰهُ خَيْرُ الْمَاكِرِيْنَ

Wa idz yamkuru bikal-ladzîna kafarû liyutsbitûka au yaqtulûka au yukhrijûk, wa yamkurûna wa yamkurullâh, wallâhu khairul-mâkirîn.

Dan (ingatlah), ketika orang-orang kafir (Quraisy) merencanakan tipu daya terhadapmu (Muhammad) untuk menangkap dan memenjarakanmu atau membunuhmu, atau mengusirmu. Mereka membuat tipu daya, tetapi Allah menggagalkan tipu daya itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya.

Perjalanan Hijrah

Nabi Muhammad ﷺ hijrah bersama Abu Bakar Ash-Shiddiq. Mereka bersembunyi di Gua Tsur selama 3 hari. Kaum Quraisy mencari mereka, bahkan sampai ke mulut gua. Namun, Allah melindungi mereka.

Dalam perjalanan, Nabi Muhammad ﷺ dan Abu Bakar ditemani oleh Abdullah bin Uraiqith sebagai penunjuk jalan. Mereka melewati jalur yang jarang dilalui untuk menghindari kejaran.

Tiba di Madinah

Setelah 8 hari perjalanan, Nabi Muhammad ﷺ dan Abu Bakar tiba di Quba, pinggiran Yatsrib. Nabi Muhammad ﷺ membangun masjid pertama di Quba. Setelah itu, beliau melanjutkan perjalanan ke Yatsrib, yang kemudian berganti nama menjadi Madinah (Madinatun Nabi).

Penduduk Madinah menyambut Nabi Muhammad ﷺ dengan gembira. Mereka menyanyikan lagu Thala’al Badru ‘Alaina sebagai ungkapan kebahagiaan.

Membangun Masyarakat Islam

Di Madinah, Nabi Muhammad ﷺ melakukan beberapa hal penting:

  • Membangun Masjid Nabawi.
  • Mempersaudarakan Muhajirin (dari Makkah) dan Anshar (dari Madinah).
  • Menyusun Piagam Madinah — konstitusi pertama dalam Islam.
  • Membangun pasar untuk kemandirian ekonomi.

Kesimpulan

Hijrah Nabi Muhammad ﷺ ke Madinah adalah titik balik dakwah Islam. Peristiwa ini mengajarkan tentang perencanaan yang matang, kesabaran menghadapi ancaman, dan pentingnya persaudaraan. Semoga kita bisa meneladani perjuangan Nabi dan para sahabat.

Wallâhu a’lam bish-shawâb.

Rujukan

QS. At-Taubah: 40

QS. Al-Anfal: 30

Sirah Ibnu Hisyam

Baca juga