Allah membekali Nabi Musa AS dengan mukjizat-mukjizat luar biasa sebagai bukti kebenaran risalahnya. Dari tongkat yang menjadi ular hingga laut yang terbelah, semuanya menunjukkan kekuasaan Allah. Artikel ini merangkum mukjizat Nabi Musa berdasarkan ayat-ayat Al-Quran dan hadis sahih, sebagai bagian dari Kisah Para Nabi di Kisah Islamipedia.
Pengertian Mukjizat
Mukjizat adalah kejadian luar biasa yang diberikan Allah kepada para nabi sebagai bukti kebenaran risalah mereka. Mukjizat tidak dapat ditandingi oleh manusia mana pun, karena berasal dari kekuasaan Allah.
Macam-macam Mukjizat Nabi Musa AS
- Tongkat yang menjadi ular: tongkat beliau berubah menjadi ular besar atas izin Allah (QS. Thaha: 17-21).
- Tangan yang bercahaya putih: tangan beliau keluar putih bercahaya tanpa cacat (QS. Thaha: 22).
- Sembilan tanda yang nyata: mukjizat-mukjizat yang diperlihatkan kepada Firaun dan kaumnya (QS. Al-Isra’: 101).
- Laut yang terbelah: jalan kering di tengah laut bagi Bani Israil (QS. Asy-Syu’ara: 63).
- Air memancar dari batu: dua belas mata air bagi dua belas suku Bani Israil (QS. Al-Baqarah: 60).
- Awan yang menaungi dan makanan dari langit: Allah menurunkan manna dan salwa (QS. Al-Baqarah: 57).
Tongkat dan Tangan Bercahaya di Hadapan Firaun
Mukjizat tongkat dan tangan diperlihatkan kepada Firaun. Allah berfirman dalam QS. Al-A’raf ayat 107-108:
فَاَلْقٰى عَصَاهُ فَاِذَا هِيَ ثُعْبَانٌ مُّبِيْنٌۖ وَنَزَعَ يَدَهٗ فَاِذَا هِيَ بَيْضَاۤءُ لِلنّٰظِرِيْنَ
Fa alqâ ‘ashâhu fa idzâ hiya tsu’bânum mubîn, wa naza’a yadahû fa idzâ hiya baidhâ’u lin-nâzhirîn.
Lalu (Musa) melemparkan tongkatnya, maka tiba-tiba tongkat itu menjadi ular besar yang sebenarnya. Dan dia mengeluarkan tangannya (dari dalam bajunya), maka seketika itu juga menjadi putih (bercahaya) bagi orang-orang yang melihatnya.
Laut Terbelah
Ketika Bani Israil terjepit antara laut dan pasukan Firaun, Allah memerintahkan Nabi Musa memukul laut dengan tongkatnya. Allah berfirman dalam QS. Asy-Syu’ara ayat 63:
فَاَوْحَيْنَآ اِلٰى مُوْسٰٓى اَنِ اضْرِبْ بِّعَصَاكَ الْبَحْرَۗ فَانْفَلَقَ فَكَانَ كُلُّ فِرْقٍ كَالطَّوْدِ الْعَظِيْمِ
Fa auhainâ ilâ Mûsâ anidhrib bi’ashâkal-bahra fanfalaqa fa kâna kullu firqin kath-thaudil-‘azhîm.
Lalu Kami wahyukan kepada Musa, “Pukullah laut itu dengan tongkatmu.” Maka terbelahlah laut itu, dan tiap-tiap belahan seperti gunung yang besar.
Bani Israil menyeberang dengan selamat, sedangkan Firaun dan pasukannya tenggelam (QS. Asy-Syu’ara: 64-66).
Keutamaan Mukjizat Nabi Musa AS
- Menunjukkan kekuasaan Allah atas alam semesta.
- Membungkam para penentang kebenaran.
- Menguatkan iman para pengikut Nabi Musa.
- Menjadi tanda kenabian yang tidak terbantahkan.
- Diabadikan dalam Al-Quran sebagai pelajaran.
Pelajaran & Hikmah
- Mukjizat adalah bukti kekuasaan Allah, bukan kekuatan nabi.
- Kebenaran akan selalu mengalahkan kebatilan.
- Iman tumbuh subur dengan menyaksikan tanda-tanda Allah.
- Pertolongan Allah datang pada waktu yang tepat.
- Kisah mukjizat menjadi penguat bagi umat beriman.
Kesimpulan
Mukjizat Nabi Musa AS mengajarkan kekuasaan Allah, kebenaran risalah, dan pertolongan bagi hamba-Nya. Semoga kita dapat mengambil pelajaran dari kisah beliau dan menjalani hidup sesuai petunjuk Allah SWT.
Wallâhu a’lam bish-shawâb.





