Ujian pertama Nabi Yusuf AS datang dari orang terdekat: saudara-saudaranya sendiri. Karena cemburu, mereka bersekongkol menyingkirkan beliau. Artikel ini membahas kisah Nabi Yusuf dibuang ke sumur dan dijual ke Mesir berdasarkan ayat-ayat Al-Quran dan hadis sahih, sebagai bagian dari Kisah Para Nabi di Kisah Islamipedia.
Kecemburuan Saudara-saudara Nabi Yusuf
Saudara-saudara Nabi Yusuf cemburu karena ayah mereka lebih mencintai Yusuf dan adiknya. Mereka bersekongkol untuk menyingkirkan Yusuf. Salah seorang dari mereka menyarankan agar Yusuf tidak dibunuh, tetapi dimasukkan ke dasar sumur. Allah berfirman dalam QS. Yusuf ayat 10:
قَالَ قَاۤىِٕلٌ مِّنْهُمْ لَا تَقْتُلُوْا يُوْسُفَ وَاَلْقُوْهُ فِيْ غَيٰبَتِ الْجُبِّ يَلْتَقِطْهُ بَعْضُ السَّيَّارَةِ اِنْ كُنْتُمْ فٰعِلِيْنَ
Qâla qâ’ilum minhum lâ taqtulû Yûsufa wa alqûhu fî ghayâbatil-jubbi yaltaqithhu ba’dhus-sayyârati in kuntum fâ’ilîn.
Seorang di antara mereka berkata, “Janganlah kamu membunuh Yusuf, tetapi masukkan saja dia ke dasar sumur agar dia dipungut oleh sebagian musafir, jika kamu hendak berbuat.”
Baju Berlumur Darah Palsu
Setelah itu mereka pulang dan melaporkan kepada ayahnya bahwa Yusuf dimakan serigala, sambil membawa baju Yusuf yang berlumur darah palsu. Nabi Ya’qub tidak mempercayai cerita itu. Beliau menghadapi kehilangan putranya dengan ketabahan. Allah berfirman dalam QS. Yusuf ayat 18 (potongan ayat):
فَصَبْرٌ جَمِيْلٌۗ وَاللّٰهُ الْمُسْتَعَانُ عَلٰى مَا تَصِفُوْنَ
Fa shabrun jamîl, wallâhul-musta’ânu ‘alâ mâ tashifûn.
Maka hanya bersabar itulah yang terbaik (bagiku). Dan kepada Allah saja memohon pertolongan-Nya terhadap apa yang kamu ceritakan.
Ungkapan “sabar yang indah” menunjukkan ketabahan tanpa keluh kesah kepada manusia, hanya mengadu kepada Allah.
Ditemukan Kafilah dan Dijual Murah
Nabi Yusuf kemudian ditemukan oleh kafilah yang lewat dan dijual dengan harga murah sebagai budak di Mesir (QS. Yusuf: 19-20). Beliau dibeli oleh seorang pembesar Mesir yang bergelar Al-Aziz, yang berpesan kepada istrinya agar memuliakan Yusuf dengan harapan kelak beliau bermanfaat bagi mereka (QS. Yusuf: 21).
Hikmah di Balik Peristiwa Sumur
- Kecemburuan dapat memutus tali persaudaraan.
- Allah menyelamatkan hamba-Nya melalui cara yang tidak terduga.
- Kesabaran Nabi Ya’qub menjadi teladan bagi orang tua.
- Perbudakan Yusuf menjadi pintu masuk dakwah di Mesir.
- Rencana jahat manusia dapat berbalik menjadi kebaikan.
Pelajaran & Hikmah
- Cemburu bisa merusak hubungan keluarga.
- Sabar yang indah adalah sabar tanpa keluh kesah kepada manusia.
- Allah Maha Melihat dan Maha Membalas.
- Ujian berat bisa menjadi jalan menuju kemuliaan.
- Kejahatan tidak akan pernah mengalahkan takdir Allah.
Kesimpulan
Kisah Nabi Yusuf dibuang ke sumur dan dijual ke Mesir mengajarkan kesabaran, ketabahan, dan keyakinan bahwa Allah tidak menyia-nyiakan hamba-Nya. Semoga kita dapat mengambil pelajaran dari kisah beliau dan menjalani hidup sesuai petunjuk Allah SWT.
Wallâhu a’lam bish-shawâb.





