Cerita • Teladan • Hikmah

Islamipedia.id

Nabi Isa Bagian 2 dari 5

Dakwah Nabi Isa AS kepada Bani Israil dan Kaum Hawariyyun

Kisah Nabi Isa AS

Setelah dewasa, Nabi Isa AS diangkat sebagai nabi dan rasul bagi Bani Israil. Dakwah beliau menegaskan tauhid, membenarkan Taurat, dan membawa kabar gembira tentang datangnya nabi terakhir. Artikel ini membahas dakwah Nabi Isa berdasarkan ayat-ayat Al-Quran dan hadis sahih, sebagai bagian dari Kisah Para Nabi di Kisah Islamipedia.

Pengutusan Nabi Isa AS

Setelah dewasa, Nabi Isa AS diangkat sebagai nabi dan rasul bagi Bani Israil. Beliau membawa Injil sebagai petunjuk dan cahaya, membenarkan Taurat, serta menghalalkan sebagian hal yang sebelumnya diharamkan atas mereka (QS. Ali Imran: 50; QS. Al-Maidah: 46).

Pokok Dakwah: Tauhid

Inti dakwah Nabi Isa AS sama dengan para nabi sebelumnya, yaitu menyembah Allah semata. Al-Quran menegaskan bahwa Isa hanyalah hamba dan rasul, bukan Tuhan dan bukan anak Tuhan. Dalam QS. Al-Maidah: 116-117, Allah menggambarkan Isa yang berlepas diri dari anggapan bahwa ia memerintahkan manusia menyembahnya.

Para Hawariyyun, Pengikut Setia

Sebagian Bani Israil beriman dan menjadi pengikut setia beliau yang disebut Hawariyyun. Ketika Nabi Isa AS merasakan keingkaran kaumnya, beliau bertanya siapa yang mau menjadi penolongnya di jalan Allah. Allah berfirman dalam QS. Ali Imran ayat 52:

قَالَ الْحَوَارِيُّونَ نَحْنُ أَنصَارُ اللَّهِ آمَنَّا بِاللَّهِ وَاشْهَدْ بِأَنَّا مُسْلِمُونَ

Qâlal-hawâriyyûna nahnu anshârullâh, âmannâ billâh, wasy-had bi’annâ muslimûn.

Para Hawariyyun (sahabat setia) menjawab, “Kamilah penolong-penolong agama Allah. Kami beriman kepada Allah, dan saksikanlah bahwa kami adalah orang-orang muslim.”

Kabar Gembira tentang Nabi Terakhir

Nabi Isa AS juga menyampaikan kabar gembira tentang datangnya seorang rasul setelahnya, yaitu Ahmad, salah satu nama Nabi Muhammad ﷺ. Allah berfirman dalam QS. Ash-Shaff ayat 6:

وَمُبَشِّرًا بِرَسُولٍ يَأْتِي مِن بَعْدِي اسْمُهُ أَحْمَدُ

Wa mubasysyiram birasûliy ya’tî mim ba’dismuhû Ahmad.

Dan memberi kabar gembira tentang seorang rasul yang akan datang setelahku, namanya Ahmad.

Strategi Dakwah Nabi Isa AS

  • Menegaskan tauhid dan menolak penyembahan kepada selain Allah.
  • Membenarkan kitab-kitab sebelumnya, terutama Taurat.
  • Menyampaikan kabar gembira tentang nabi terakhir.
  • Membina pengikut setia (Hawariyyun) sebagai penolong agama Allah.
  • Menghadapi penolakan dengan kesabaran dan tawakal.

Pelajaran & Hikmah

  • Tauhid adalah inti dakwah seluruh nabi.
  • Dakwah memerlukan pengikut setia yang siap berkorban.
  • Kabar tentang nabi terakhir adalah bagian dari risalah Isa.
  • Kesabaran menghadapi penolakan adalah ciri nabi ulul azmi.
  • Kerja sama dalam dakwah memperkuat barisan.

Kesimpulan

Dakwah Nabi Isa AS kepada Bani Israil mengajarkan tauhid, kesabaran, dan pentingnya pengikut setia dalam menegakkan agama Allah. Semoga kita dapat mengambil pelajaran dari kisah beliau dan menjalani hidup sesuai petunjuk Allah SWT.

Wallâhu a’lam bish-shawâb.

Rujukan

QS. Ali Imran: 50-52

QS. Al-Maidah: 46, 116-117

QS. Ash-Shaff: 6

Tafsir Ibnu Katsir tentang QS. Ash-Shaff: 6

Baca juga

Baca Al-Quran & Hadits

Kunjungi Islamipedia