Allah menyelamatkan Nabi Isa AS dari rencana pembunuhan Bani Israil dengan mengangkatnya ke langit. Beliau akan turun kembali di akhir zaman sebagai tanda dekatnya kiamat. Artikel ini membahas peristiwa tersebut berdasarkan ayat-ayat Al-Quran dan hadis sahih, sebagai bagian dari Kisah Para Nabi di Kisah Islamipedia.
Penolakan Bani Israil
Meski telah menunjukkan banyak mukjizat, sebagian Bani Israil tetap menolak dakwah Nabi Isa AS. Mereka merencanakan makar untuk membunuh beliau, tetapi Allah menggagalkan rencana itu dan menyelamatkan Nabi-Nya (QS. Ali Imran: 54-55).
Nabi Isa Tidak Dibunuh
Allah berfirman dalam QS. An-Nisa ayat 157-158:
وَمَا قَتَلُوْهُ وَمَا صَلَبُوْهُ وَلٰكِنْ شُبِّهَ لَهُمْ ۗ وَاِنَّ الَّذِيْنَ اخْتَلَفُوْا فِيْهِ لَفِيْ شَكٍّ مِّنْهُ ۗ مَا لَهُمْ بِهٖ مِنْ عِلْمٍ اِلَّا اتِّبَاعَ الظَّنِّ ۚ وَمَا قَتَلُوْهُ يَقِيْنًا ۙ بَلْ رَّفَعَهُ اللّٰهُ اِلَيْهِ ۗ وَكَانَ اللّٰهُ عَزِيْزًا حَكِيْمًا
Wa mâ qatalûhu wa mâ shalabûhu wa lâkin syubbiha lahum, wa innalladzînakh-talafû fîhi lafî syakkim minh, mâ lahum bihî min ‘ilmin illat-tibâ’azh-zhann, wa mâ qatalûhu yaqînâ, bar rafa’ahullâhu ilaih, wa kânallâhu ‘azîzan hakîmâ.
Dan mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh) adalah orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keraguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka. Mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan Allah Mahaperkasa, Mahabijaksana.
Mayoritas ulama tafsir memahami bahwa Nabi Isa AS diangkat Allah ke langit dalam keadaan hidup. Para ulama berbeda riwayat tentang siapa yang diserupakan dengan beliau, dan tidak ada keterangan sahih yang menyebut identitasnya secara pasti. Karena itu, kita cukup beriman pada apa yang Allah kabarkan.
Turunnya Nabi Isa AS di Akhir Zaman
Dalam hadis sahih riwayat Al-Bukhari dan Muslim, Rasulullah ﷺ mengabarkan bahwa Nabi Isa AS akan turun kembali menjelang kiamat sebagai hakim yang adil. Beliau akan menegakkan syariat Nabi Muhammad ﷺ, memecahkan salib, membunuh babi, serta membinasakan Dajjal. Banyak ulama tafsir juga memahami bahwa turunnya beliau menjadi pertanda dekatnya hari kiamat, sebagaimana disinggung dalam firman Allah:
وَإِنَّهُ لَعِلْمٌ لِّلسَّاعَةِ فَلَا تَمْتَرُنَّ بِهَا وَاتَّبِعُونِ ۚ هَٰذَا صِرَاطٌ مُّسْتَقِيمٌ
Wa innahû la’ilmul lis-sâ’ati falâ tamtarunna bihâ wattabi’ûn, hâdzâ shirâthum mustaqîm.
Dan sesungguhnya dia (Isa) benar-benar menjadi pertanda akan datangnya hari Kiamat. Karena itu janganlah kamu meragukannya dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus. (QS. Az-Zukhruf: 61)
Hikmah Diangkatnya Nabi Isa AS
- Allah melindungi nabi-Nya dari makar musuh.
- Kekuasaan Allah melampaui hukum alam.
- Kisah ini menegaskan tauhid dan kerasulan Isa.
- Turunnya Isa menjadi tanda dekatnya kiamat.
- Umat Islam diajak beriman pada perkara gaib.
Pelajaran & Hikmah
- Allah Maha Kuasa menyelamatkan hamba-Nya.
- Makar musuh tidak akan mengalahkan takdir Allah.
- Beriman pada hari kiamat termasuk rukun iman.
- Turunnya Nabi Isa menegakkan keadilan di akhir zaman.
- Kisah ini menguatkan keyakinan pada kebenaran Al-Quran.
Kesimpulan
Kisah Nabi Isa diangkat ke langit dan turun kembali di akhir zaman mengajarkan kekuasaan Allah, perlindungan bagi nabi-Nya, dan keyakinan pada hari kiamat. Semoga kita dapat mengambil pelajaran dari kisah beliau dan menjalani hidup sesuai petunjuk Allah SWT.
Wallâhu a’lam bish-shawâb.





