Cerita • Teladan • Hikmah

Islamipedia.id

Nabi Yusuf Bagian 2 dari 7

Nabi Yusuf Difitnah dan Dipenjara: Menjaga Kehormatan Diri

Nabi Yusuf Difitnah dan Dipenjara: Menjaga Kehormatan Diri

Setelah dewasa di rumah pembesar Mesir, Nabi Yusuf AS menghadapi ujian berat: godaan dan fitnah yang berujung pada penjara. Sikapnya menjadi teladan dalam menjaga kehormatan diri. Artikel ini membahas kisah tersebut berdasarkan ayat-ayat Al-Quran dan hadis sahih, sebagai bagian dari Kisah Para Nabi di Kisah Islamipedia.

Godaan Istri Al-Aziz

Ketika Nabi Yusuf tumbuh dewasa dan tinggal di rumah pembesar itu, istri sang pembesar tertarik kepada beliau dan menggodanya. Dengan menutup pintu-pintu, ia mengajak Yusuf berbuat keji. Yusuf menolak dengan tegas. Allah berfirman dalam QS. Yusuf ayat 23:

وَرَاوَدَتْهُ الَّتِيْ هُوَ فِيْ بَيْتِهَا عَنْ نَّفْسِهٖ وَغَلَّقَتِ الْاَبْوَابَ وَقَالَتْ هَيْتَ لَكَۗ قَالَ مَعَاذَ اللّٰهِ اِنَّهٗ رَبِّيْٓ اَحْسَنَ مَثْوَايَۗ اِنَّهٗ لَا يُفْلِحُ الظّٰلِمُوْنَ

Wa râwadat-hullatî huwa fî baitihâ ‘an nafsihî wa ghallaqatil-abwâba wa qâlat haita lak, qâla ma’âdzallâhi innahû rabbî ahsana matsawâ, innahû lâ yuflihuzh-zhâlimûn.

Dan perempuan yang dia (Yusuf) tinggal di rumahnya menggoda dirinya. Dan dia menutup pintu-pintu, lalu berkata, “Marilah mendekat kepadaku.” Yusuf berkata, “Aku berlindung kepada Allah, sungguh, tuanku telah memperlakukan aku dengan baik.” Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu tidak akan beruntung.

Fitnah dan Bukti Kebenaran

Yusuf berlari menuju pintu dan perempuan itu menarik bajunya dari belakang hingga robek. Keduanya mendapati suami perempuan itu di depan pintu, lalu perempuan itu menuduh Yusuf. Salah seorang dari keluarganya memberi petunjuk: jika baju robek di depan, maka Yusuf bersalah; jika robek di belakang, maka perempuan itulah yang berdusta. Baju itu ternyata robek dari belakang, sehingga kebenaran Yusuf terbukti (QS. Yusuf: 25-28).

Kabar yang Tersebar dan Keputusan Penjara

Meski demikian, kabar itu tersebar di kalangan wanita kota. Ketika perempuan itu mengundang mereka dan memperlihatkan Yusuf, mereka terpesona dan mengakui bahwa Yusuf bukan manusia biasa (QS. Yusuf: 30-32). Setelah melihat tanda-tanda kebenaran Yusuf, para pembesar tetap memutuskan memenjarakan beliau untuk waktu tertentu (QS. Yusuf: 35).

Doa Perlindungan Nabi Yusuf

Ketika para wanita terus merayu beliau, Nabi Yusuf berlindung kepada Allah dan lebih memilih penjara. Doa ini tercantum dalam QS. Yusuf ayat 33:

قَالَ رَبِّ السِّجْنُ اَحَبُّ اِلَيَّ مِمَّا يَدْعُوْنَنِيْٓ اِلَيْهِۚ وَاِلَّا تَصْرِفْ عَنِّيْ كَيْدَهُنَّ اَصْبُ اِلَيْهِنَّ وَاَكُنْ مِّنَ الْجٰهِلِيْنَ

Qâla rabbis-sijnu ahabbu ilayya mimmâ yad’ûnanî ilaih, wa illâ tashrif ‘annî kaidahunna ashbu ilaihinna wa akum minal-jâhilîn.

Dia (Yusuf) berkata, “Wahai Tuhanku! Penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka. Jika aku tidak Engkau hindarkan dari tipu daya mereka, niscaya aku akan cenderung untuk (memenuhi keinginan mereka) dan tentu aku termasuk orang yang bodoh.”

Teladan Menjaga Kehormatan

Dalam hadis riwayat Al-Bukhari dan Muslim, termasuk tujuh golongan yang dinaungi Allah pada hari Kiamat adalah seorang yang diajak berbuat keji oleh wanita bangsawan dan cantik, lalu ia berkata, “Aku takut kepada Allah.” Sikap Nabi Yusuf adalah teladan nyata dari hadis ini.

Pelajaran & Hikmah

  • Menjaga kehormatan diri adalah bagian dari takwa.
  • Fitnah bisa menimpa orang yang benar, tetapi kebenaran akan terbukti.
  • Berlindung kepada Allah adalah benteng terkuat dari godaan.
  • Penjara dunia lebih ringan daripada siksa Allah.
  • Kesabaran dalam fitnah meninggikan derajat di sisi Allah.

Kesimpulan

Kisah Nabi Yusuf difitnah dan dipenjara mengajarkan keteguhan menjaga kehormatan dan tawakal kepada Allah. Semoga kita dapat mengambil pelajaran dari kisah beliau dan menjalani hidup sesuai petunjuk Allah SWT.

Wallâhu a’lam bish-shawâb.

Rujukan

QS. Yusuf: 23-35

QS. Yusuf: 50-53

HR. Bukhari & Muslim (tujuh golongan yang dinaungi Allah)

Tafsir Ibnu Katsir tentang QS. Yusuf: 24

Baca juga

Baca Al-Quran & Hadits

Kunjungi Islamipedia