Cerita • Teladan • Hikmah

Islamipedia.id

Nabi Yusuf Bagian 3 dari 7

Nabi Yusuf Menafsirkan Mimpi Raja dan Menjadi Bendahara Mesir

Nabi Yusuf Menafsirkan Mimpi Raja dan Menjadi Bendahara Mesir

Dari balik jeruji penjara, Nabi Yusuf AS akhirnya mencapai kedudukan tertinggi di Mesir. Semuanya berawal dari mimpi Raja Mesir yang tidak mampu ditafsirkan para pembesar. Artikel ini membahas kisah Nabi Yusuf menafsirkan mimpi raja hingga menjadi bendahara berdasarkan ayat-ayat Al-Quran dan hadis sahih, sebagai bagian dari Kisah Para Nabi di Kisah Islamipedia.

Mimpi Raja Mesir

Pada suatu hari, Raja Mesir bermimpi melihat tujuh ekor sapi gemuk dimakan tujuh ekor sapi kurus, dan tujuh tangkai gandum hijau bersama tujuh tangkai gandum kering. Para pembesar tidak mampu menafsirkannya. Tahanan yang dulu bebas teringat kepada Yusuf, lalu meminta izin menemui beliau di penjara (QS. Yusuf: 43-46).

Tafsir Nabi Yusuf AS

Nabi Yusuf menafsirkan bahwa akan datang tujuh tahun kemakmuran, lalu tujuh tahun paceklik, kemudian satu tahun yang penuh kesejahteraan. Beliau memberi solusi yang cerdas. Allah berfirman dalam QS. Yusuf ayat 47:

قَالَ تَزْرَعُوْنَ سَبْعَ سِنِيْنَ دَاَبًاۚ فَمَا حَصَدْتُّمْ فَذَرُوْهُ فِيْ سُنْۢبُلِهٖٓ اِلَّا قَلِيْلًا مِّمَّا تَأْكُلُوْنَ

Qâla tazra’ûna sab’a sinîna da’abâ, fa mâ hashadtum fa dzarûhu fî sumbulihî illâ qalîlam mimmâ ta’kulûn.

Dia (Yusuf) berkata, “Agar kamu bercocok tanam tujuh tahun (berturut-turut) sebagaimana biasa; kemudian apa yang kamu tuai, biarkanlah di tangkainya kecuali sedikit untuk kamu makan.”

Dibersihkan Namanya

Raja kagum dan memanggil Yusuf. Namun Yusuf tidak langsung keluar dari penjara. Beliau meminta agar kasus para wanita yang dahulu memotong tangan mereka diselidiki terlebih dahulu, demi membersihkan namanya. Setelah diselidiki, istri Al-Aziz mengakui bahwa dirinyalah yang menggoda dan Yusuf adalah orang yang jujur (QS. Yusuf: 50-52). Raja pun memuliakan Yusuf dan menjadikannya orang kepercayaan (QS. Yusuf: 54).

Menjadi Bendahara Mesir

Nabi Yusuf meminta jabatan untuk mengelola perbendaharaan negeri, karena beliau merasa mampu menjaga dan berilmu. Allah berfirman dalam QS. Yusuf ayat 55:

قَالَ اجْعَلْنِيْ عَلٰى خَزَاۤىِٕنِ الْاَرْضِۚ اِنِّيْ حَفِيْظٌ عَلِيْمٌ

Qâlaj’alnî ‘alâ khazâ’inil-ardh, innî hafîzhun ‘alîm.

Dia (Yusuf) berkata, “Jadikanlah aku bendaharawan negeri (Mesir); karena sesungguhnya aku adalah orang yang pandai menjaga, dan berpengetahuan.”

Dengan pengelolaan yang adil dan bijaksana, Nabi Yusuf menyimpan hasil panen pada masa makmur. Ketika paceklik datang, Mesir selamat dari kelaparan. Orang-orang dari negeri sekitar pun datang untuk membeli makanan, termasuk saudara-saudara Yusuf dari Kan’an.

Pelajaran & Hikmah

  • Ilmu dan amanah adalah syarat kepemimpinan.
  • Solusi cerdas lahir dari pemahaman yang mendalam.
  • Membersihkan nama baik adalah bagian dari menjaga kehormatan.
  • Kesabaran di penjara berbuah kedudukan mulia.
  • Pengelolaan yang adil membawa kesejahteraan umat.

Kesimpulan

Kisah Nabi Yusuf menafsirkan mimpi raja dan menjadi bendahara Mesir mengajarkan pentingnya ilmu, amanah, dan kesabaran. Semoga kita dapat mengambil pelajaran dari kisah beliau dan menjalani hidup sesuai petunjuk Allah SWT.

Wallâhu a’lam bish-shawâb.

Rujukan

QS. Yusuf: 43-49

QS. Yusuf: 50-55

QS. Yusuf: 56-57

Tafsir Ibnu Katsir tentang QS. Yusuf: 47-49

Baca juga

Baca Al-Quran & Hadits

Kunjungi Islamipedia